Tuesday, January 2, 2007

Berburu barang murah di Surabaya

Berburu barang murah di Surabaya

bagi kamu2 yg berada di Sby n sekitarnya..
pada mau cari mukena, sajadah, tasbih, kerudung, kain bakal sprei dll ..langsung tancap gas aja ke pasar bong kawasan slompretan.. letaknya di tengah kia2 dari JMP kurang lebih 500 meter belok ke kiri…

untuk yg hobi koleksi baby doll, daster, selimut, spei jadi sampai pakaian dalam.. silakan ke pasar kapasan … dijamin deh puas n kantung tidak kempes…

bagi yg nyari2 makanan kas arab bisa langsung meluncur ke Toko Lawang agung di sekitar kawasan ampel….

bagi yg hobi baca.. jangan segan2 mengobrak-abrik toko2 buku di kawasan Jl. Semarang .. disitu ada juga tempat jual lemari2 triplek yg harganya miring …

selebihnya bisa deh ke pasar turi … tapi harus bener2 selektif tokonya n pandai2 menawar…

tips : kalo ingin harga murah di Slompretan n kapasan belinya harus partai bo.. :D

selamat berburu barang murah deh ….

Posted by NieOsa at 02:05:38 | Permalink | Comments (2)

Tuesday, August 8, 2006

Menimbun uang untuk pendidikan anak ?!

“Saya pusing memikirkan biaya pendidikan anak-anak. Bagaimana tidak? Anak saya dua. Yang satu akan masuk SMA dua tahun lagi. Sementara anak yang satu lagi juga hendak melanjutkan kuliah. Sementara saya sendiri adalah single parents. Sebenarnya saya punya uang sebesar 40 juta, tapi saya tidak tahu harus bagaimana dengan uang tersebut agar bisa cukup membiayai sekolah anak-anak saya. Apa yang harus saya lakukan ya?” (Nesty, 45th, Jakarta) 

Pendidikan anak adalah masalah yang lazim dihadapi oleh setiap orang tua. Apalagi di masa sekarang, dimana untuk menyekolahkan anak diperlukan pula kocek yang tebal. Bagi, orang yang ’berduit’ mungkin hal ini tidak jadi masalah, tapi bagaimana dengan mereka yang berkantong pas-pasan. Haruskah anak dikorbankan kemudian? Jawabannya adalah tidak! Sebagai orang tua, kita harus pintar-pintar mengakali agar pendidikan anak tetap terpenuhi.

Sebagai orang tua, kita harus pintar-pintar mengakali agar pendidikan anak tetap terpenuhi. Tapi tentu saja dengan tidak mengabaikan kebutuhan yang lain. Tapi, bagaimana caranya? Simak yang berikut

Ada dua langkah yang bisa dilakukan para orang tua untuk menimbun uang demi pendidikan anak, yaitu :

Investasikan dalam Produk Investasi

Jika masih ada waktu selama 1 atau 2 tahun, investasikan saja uang Anda tersebut ke dalam produk-produk investasi yang hasilnya bisa lebih besar daripada deposito. Misalnya saja dengan memasukkan uang itu ke reksa dana. Selama uang itu tersimpan disana, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menambah penghasilan.

Buka Usaha Sampingan

Berinvestasilah dengan cara membuka usaha sampingan. Walaupun memang beresiko, tapi setidaknya Anda sudah mencoba. Bayangkan saja keuntungan yang Anda terima jika bisnis sampingan itu melaba. Hasilnya, Anda bisa menyekolahkan anak sampai jenjang tertinggi.

Nah, jika Anda benar-benar berminat membuka usaha sampingan maka sebaiknya jangan gunakan seluruh uang untuk modal usaha. Hal ini bertujuan sebagai tindakan berjaga-jaga terhadap kemungkinan gagalnya usaha. Jadi, kalau memang terjadi kegagalan, setidaknya masih ada sisa uang untuk biaya kuliah anak.

Lagipula, tidak semua usaha harus dibuka dengan modal besar, kok. Ada banyak sekali usaha yang bisa dijalankan dengan modal yang sangat terjangkau. Selain itu pilihlah bidang usaha yang sesuai dengan keahlian Anda. Jika kita sudah menguasai bidang tersebut keberhasilan bisa Anda capai dengan lebih mudah dan cepat. (conectique.com)

Posted by NieOsa at 06:00:35 | Permalink | No Comments »

Yuk, berhemat .. :D

Pakai Teh Biasa.
Dengan memakai teh celup, pengeluaran anda akan dua kali lipat lebih besar daripada teh biasa. Jadi, lebih baik gunakan poci teh dengan saringan sebagai ganti teh celup.

Bandingkan Harga.
Untuk satu jenis produk, biasanya tersedia dalam berbagai merek. Jangan malas membandingkan harga karena dari situ anda bisa menghemat banyak.

Jangan Malas Baca.
Kadang supermarket/toko memberi selembaran dan mengumumkan, untuk tanggal-tanggal tertentu, ada potongan harga barang. Nah, mulai sekarang jangan malas membaca selebaran itu. Siapa tahu hari ini anda tengah beruntung mendapat potongan harga untuk barang yang memang ingin anda beli.

Untuk Barang Tertentu, Beli Dalam Jumlah Besar.
Tisu misalnya, umumnya akan lebih murah jika dibeli dalam jumlah lebih/banyak sekaligus. Toh, barang ini bisa disimpan untuk jangka waktu cukup lama.

Kartu Diskon.
Untuk menarik pembeli, banyak supermarket menawarkan kartu kartu diskon dan biasanya secara gratis. Lumayan lo, karena mereka kerap memberi potongan harga sampai 50 persen untuk para pemegang kartu diskon.

Bekukan Makanan Favorit.
Kalau keluarga anda suka ska panekuk, misalnya, buat dalam jumlah banyak sekaligus, kemudian simpan di freezer. Jadi, sewaktu-waktu diperlukan, dapat langsung diambil tanpa perlu belanja bahan-bahan lagi. Hemat waktu sekaligus uang.

Boks VS Plastik.
Untuk makanan beku semisal nugget atau sayuran, akan lebih murah jika membeli yang dikemas dalam kantung plastik. Produk serupa dalam kemasan berupa kotak karton lebih mahal harganya. Anda tak perlu keluar untuk ekstra hanya untuk membayar boks. Toh, tiba dirumah, nugget/sayuran bisa ditaruh diwadah yang sesuai.

Bandingkan Lewat Berat.
Jangan pernah malas melihat sebuah produk dari berat atau unitnya. Bandingkan berat dan merk untuk melihat mana yang lebih murah harganya. (wanita.com)

Posted by NieOsa at 05:56:47 | Permalink | No Comments »